
Samarinda, 8 Juni 2026 – SMA Negeri 11 Samarinda menerima kunjungan tim dari Puskesmas Sambutan dalam kegiatan Monitoring Strata Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) pada Senin (8/6). Kegiatan monitoring kali ini berfokus pada pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Kunjungan tersebut disambut oleh pihak sekolah, pengelola UKS, serta perwakilan peserta didik. Dalam kegiatan monitoring, tim Puskesmas Sambutan melakukan peninjauan terhadap sistem pengelolaan limbah yang diterapkan di SMA Negeri 11 Samarinda, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, ketersediaan tempat sampah yang memadai, kebersihan lingkungan sekolah, hingga pengelolaan limbah dari kegiatan UKS dan kantin sekolah.


Tim Puskesmas Sambutan memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain melakukan observasi lapangan, tim juga memberikan pembinaan dan masukan terkait pentingnya pengelolaan limbah yang baik sebagai salah satu indikator sekolah sehat dalam penilaian Strata UKS.
Dalam sesi diskusi, tim monitoring menekankan bahwa pengelolaan limbah yang efektif tidak hanya berperan dalam menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan dan melakukan pengelolaan sampah secara benar menjadi faktor penting dalam keberhasilan program UKS.

Pihak SMA Negeri 11 Samarinda menyambut baik arahan dan rekomendasi yang diberikan. Hasil monitoring ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan dan memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di kalangan peserta didik.
Melalui kegiatan Monitoring Strata UKS ini, sinergi antara SMA Negeri 11 Samarinda dan Puskesmas Sambutan diharapkan semakin kuat dalam mendukung terwujudnya sekolah yang sehat, peduli lingkungan, serta mampu menjadi contoh dalam pengelolaan limbah dan pelestarian lingkungan di lingkungan pendidikan.

Komentar Terbaru